Detail Berita

Baca Berita SMP Katolik Maria Fatima

Informasi lengkap seputar kegiatan dan prestasi di lingkungan SekolahKu

Kegiatan

BPBD Kabupaten Jember Gelar Edukasi Mitigasi Bencana di SMP Katolik Maria Fatima

2 August 2026 Admin
BPBD Kabupaten Jember Gelar Edukasi Mitigasi Bencana di SMP Katolik Maria Fatima

JEMBER — Sebagai langkah nyata membangun budaya sadar bencana sejak usia dini, SMP Katolik Maria Fatima bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, menggelar sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana di SMP Katolik Maria Fatima, Jember, pada Kamis, 30 Juli 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa dan guru ini bertujuan untuk membekali warga sekolah dengan pemahaman komprehensif mengenai potensi ancaman alam di Indonesia khususnya di Kabupaten Jember, cara mengenali siklus musim, hingga langkah-langkah penyelamatan darurat sebelum bencana terjadi.

Dalam pemaparannya, tim penyuluh BPBD Kabupaten Jember menjelaskan bahwa Indonesia memiliki iklim tropis dengan dua musim utama yang masing-masing membawa potensi ancaman bencana tersendiri:

  1. Musim penghujan dengan potensi bencana: Banjir genangan, tanah longsor (terutama di daerah berkontur miring), luapan aliran air, serta ancaman pohon tumbang akibat angin kencang.
  2. Musim kemarau dengan potensi bencana: kekeringan, krisis air bersih, potensi kebakaran hutan dan lahan, serta angin puting beliung akibat perubahan cuaca ekstrem.

Dengan memahami karakteristik musim ini, para siswa diharapkan lebih peka terhadap perubahan cuaca di lingkungan sekitar mereka. Prioritas utama dalam situasi darurat tentu adalah keselamatan jiwa raga. Kendati demikian, BPBD Jember juga mengingatkan pentingnya menyiapkan dan menyelamatkan harta benda serta barang esensial agar proses pemulihan pascabencana lebih mudah. Berikut hal-hal yang wajib disiapkan:

  1. Dokumen Penting dan Berharga: Amankan kartu identitas (Kartu Keluarga, KTP, akta lahir), ijazah, sertifikat, serta buku tabungan ke dalam satu wadah kedap air agar mudah dibawa saat evakuasi mendadak.
  2. Tas Siaga Bencana (Emergency Kit): Siapkan perbekalan yang cukup untuk bertahan hidup selama 3 hari pertama, meliputi makanan siap saji, air minum, kotak P3K, senter beserta baterai cadangan, peluit darurat, dan masker.
  3. Obat-obatan Medis Khusus: Sediakan persediaan obat-obatan pribadi atau resep dokter bagi anggota keluarga yang memiliki riwayat kesehatan khusus.
  4. Uang Tunai Secukupnya: Simpan uang tunai di dalam tas darurat, mengingat layanan ATM atau transaksi digital mungkin lumpuh saat terjadi bencana.

Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya diisi dengan pemaparan materi di dalam ruangan, tetapi juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif dan simulasi evakuasi darurat. Para siswa tampak sangat antusias mempraktikkan prosedur penyelamatan, mulai dari teknik berlindung di bawah meja saat terjadi guncangan gempa bumi, hingga tata cara berjalan tertib menuju titik kumpul (assembly point) dengan tetap melindungi kepala. Dengan adanya kegiatan ini, para siswa mendapat pembelajaran yang jarang kita temukan di ruang kelas. Oleh : Sirilus Yekrianus, S.Fil.


Bagikan:

0 Komentar

Bergabunglah dalam diskusi

Tinggalkan Komentar